Ray White AI Chat Widget

Ray White Assistant

Hi! I'm your Ray White property assistant. I can help you find properties, answer questions about listings, and schedule viewings. What are you looking for today?
logo-raywhite-offcanvas

10 Feb 2026 NEWS 5 min read

Kisaran Dana yang Harus Disiapkan untuk Mengganti Plafon Rumah!

Plafon rumah sering kali dianggap sebagai bagian interior yang kurang diperhatikan, padahal perannya sangat penting dalam menciptakan kenyamanan, estetika, dan keamanan hunian. Plafon berfungsi sebagai pembatas antara atap dan ruang dalam rumah, membantu meredam panas, mereduksi suara, serta memberikan tampilan visual yang lebih rapi dan tertata. 

Namun, seiring berjalannya waktu, plafon bisa mengalami kerusakan akibat bocor, lembab, retak, berjamur, atau bahkan runtuh sebagian. Ketika kondisi ini terjadi, mengganti plafon menjadi langkah yang tidak bisa ditunda lagi.

Banyak pemilik rumah yang bertanya-tanya, berapa sebenarnya dana yang harus disiapkan untuk mengganti plafon rumah? Jawabannya tidak bisa dipatok dalam satu angka pasti karena biaya penggantian plafon sangat bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis material yang digunakan, luas ruangan, tingkat kerusakan, biaya tenaga kerja, serta lokasi tempat tinggal. 

Artikel ini akan membahas secara mendalam kisaran biaya penggantian plafon rumah, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta tips agar anggaran tetap terkendali tanpa mengorbankan kualitas.

Perkiraan Total Biaya Mengganti Plafon Rumah

Secara umum, kisaran dana yang harus disiapkan untuk mengganti plafon rumah bisa dirangkum sebagai berikut:

  1. Untuk rumah kecil atau satu ruangan, biaya bisa berkisar antara Rp3.000.000 hingga Rp10.000.000.

  2. Untuk rumah menengah dengan beberapa ruangan, biayanya bisa mencapai Rp10.000.000 hingga Rp30.000.000.

  3. Untuk rumah besar atau dengan desain plafon premium, total biaya bisa lebih dari Rp50.000.000.

Angka-angka ini tentu bisa berubah tergantung lokasi, kualitas material, dan jasa kontraktor yang dipilih.

Jenis-Jenis Plafon dan Kisaran Harganya per Meter Persegi

Salah satu faktor utama yang menentukan biaya penggantian plafon adalah jenis material yang dipilih. Berikut beberapa jenis plafon yang umum digunakan beserta kisaran harganya di pasaran Indonesia.

Plafon gypsum merupakan salah satu pilihan paling populer karena tampilannya yang rapi, modern, dan mudah dibentuk. Harga plafon gypsum biasanya berkisar antara Rp90.000 hingga Rp180.000 per meter persegi, sudah termasuk rangka dan pemasangan, tergantung kualitas bahan dan tingkat kerumitan desain.

Plafon PVC dikenal lebih tahan terhadap air dan kelembaban, sehingga cocok untuk kamar mandi, dapur, atau area yang rentan bocor. Kisaran harganya sekitar Rp120.000 hingga Rp250.000 per meter persegi, tergantung ketebalan dan motif yang dipilih.

Plafon GRC atau plafon fiber semen lebih kuat dan tahan lama dibandingkan gypsum, namun pemasangannya lebih berat. Harga plafon GRC berkisar antara Rp110.000 hingga Rp220.000 per meter persegi.

Plafon triplek atau plywood merupakan opsi yang lebih ekonomis dengan harga sekitar Rp70.000 hingga Rp140.000 per meter persegi. Namun, jenis ini kurang tahan terhadap air dan bisa mudah melengkung jika terkena kelembaban. Plafon kayu memberikan kesan natural dan elegan, tetapi harganya relatif lebih mahal, berkisar antara Rp300.000 hingga Rp800.000 per meter persegi, tergantung jenis kayu yang digunakan.

Biaya Rangka Plafon yang Harus Diperhitungkan

Selain material plafon itu sendiri, biaya rangka plafon juga menjadi komponen penting dalam total anggaran. Rangka plafon biasanya terbuat dari baja ringan atau besi hollow. Untuk rangka baja ringan, biayanya berkisar antara Rp45.000 hingga Rp90.000 per meter persegi, sedangkan rangka besi hollow bisa mencapai Rp80.000 hingga Rp150.000 per meter persegi, tergantung kualitas dan ketebalan material.

Pemilihan rangka yang kuat sangat penting, terutama jika rumah berada di daerah dengan curah hujan tinggi atau rawan kebocoran. Rangka yang kokoh akan memastikan plafon lebih stabil dan tidak mudah turun atau retak di kemudian hari.

Biaya Tenaga Kerja Pemasangan Plafon

Biaya tenaga kerja juga menjadi faktor yang cukup signifikan dalam total pengeluaran. Biasanya, tukang atau kontraktor akan mengenakan biaya pemasangan plafon antara Rp60.000 hingga Rp150.000 per meter persegi, tergantung tingkat kesulitan pekerjaan dan lokasi proyek.

Jika desain plafon sederhana, biayanya cenderung lebih murah. Namun, jika ingin plafon dengan model bertingkat, list profil, atau lampu tanam (downlight), maka biaya tenaga kerja bisa meningkat karena membutuhkan keahlian khusus dan waktu pengerjaan yang lebih lama.

Semakin luas area yang akan dipasangi plafon, semakin besar pula total biaya yang harus disiapkan. Sebagai contoh, jika Anda ingin mengganti plafon di ruang tamu seluas 20 meter persegi dengan plafon gypsum seharga Rp150.000 per meter persegi, maka perkiraan biayanya adalah 20 x 150.000 = Rp3.000.000, belum termasuk rangka dan biaya tenaga kerja. Jika ditambah biaya rangka Rp80.000 per meter persegi dan tenaga kerja Rp100.000 per meter persegi, maka total biaya bisa mencapai sekitar Rp6.000.000 hingga Rp7.000.000 untuk satu ruangan saja.

Faktor Tambahan yang Bisa Meningkatkan Biaya

Selain material, rangka, dan tenaga kerja, ada beberapa faktor tambahan yang bisa membuat biaya penggantian plafon semakin besar. Jika plafon lama harus dibongkar terlebih dahulu, biasanya ada biaya tambahan sekitar Rp20.000 hingga Rp50.000 per meter persegi.

Jika plafon rusak akibat kebocoran, maka perbaikan atap juga harus dilakukan sebelum pemasangan plafon baru. Biaya perbaikan atap bisa berkisar antara Rp1.500.000 hingga Rp10.000.000, tergantung tingkat kerusakan. Selain itu, pemasangan lampu plafon, ventilasi, atau ornamen dekoratif juga bisa menambah biaya hingga jutaan rupiah.

Tips Menghemat Biaya Penggantian Plafon

Agar biaya tetap terkendali, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Pertama, pilih material plafon yang sesuai dengan kebutuhan, bukan hanya berdasarkan estetika. Kedua, bandingkan beberapa penawaran dari tukang atau kontraktor sebelum memutuskan. Ketiga, pastikan atap sudah dalam kondisi baik agar plafon baru tidak cepat rusak.

Selain itu, melakukan perawatan rutin pada plafon, seperti mengecek kebocoran dan membersihkan noda jamur, bisa memperpanjang usia plafon dan mengurangi kebutuhan penggantian dalam waktu dekat.

Mengganti plafon rumah memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi merupakan investasi penting untuk kenyamanan dan keamanan hunian. Kisaran dana yang harus disiapkan bisa mulai dari beberapa juta hingga puluhan juta rupiah, tergantung pada jenis material, luas ruangan, biaya tenaga kerja, serta kondisi atap rumah.

Dengan perencanaan yang matang, pemilihan material yang tepat, dan penggunaan jasa profesional yang terpercaya, Anda bisa mendapatkan plafon baru yang tidak hanya indah, tetapi juga tahan lama dan fungsional. Oleh karena itu, sebelum memulai proyek penggantian plafon, pastikan Anda sudah menghitung anggaran dengan cermat agar hasil akhirnya sesuai dengan harapan.

Jika Anda ingin memiliki hunian yang terjamin aman, nyaman dan juga terpercaya, Anda bisa temukan di Ray White Menteng. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website Ray White Menteng di https://menteng.raywhite.co.id/. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!

“Ray White Menteng, Your Best Property Agency Since 1998"